SUN TZU’S : THE ART OF WAR (PART 4)

OK, mari kita lanjutkan membahas Bab III dari strategi perang Sun Tzu

Bab III

Sun Tzu berkata:

“Bahwa paling baik untuk menguasai negara musuh seluruhnya dan seutuhnya. Lebih baik menangkap satu kesatuan prajurit daripada menghancurkannya, menguasai satu resimen atau satu perusahaan daripada menghancurkannya.”

“Taktik yang paling lihai adalah merusak rencana musuh. Taktik terbaik berikutnya adalah menyerang laskar musuh dan kebijakan paling buruk adalah menguasai sebuah kota yang dibentengi tembok. Ia selanjutnya mengatakan bahwa bila seorang jenderal yang tidak sabar menguasai kota, ia akan kehilangan sepertiga dari seluruh laskarnya.”

Penjelasan :

Hal ini mengingatkan para trader, bahwa acapkali terjadi kondisi di mana suatu saham sangat volatile, yang mungkin saja terjadi karena ada tarik menarik antar smart money (bandar). Salah satu bandar ingin menaikkan harga, sedangkan yang lain ingin menurunkan harga. Nah di saat seperti ini seringkali kita lihat harga bergerak volatile, naik turun (lebih mengarah ke sideways). Nah sebagai retail trader, yang bisa kita lakukan pada saat seperti ini adalah menjauhlah dari pasar. Jangan lakukan entry di saham tersebut. Kemudian tunggu sampai jelas kelihatan, siapa yang menang, apakah buyer atau seller, apabila buyer yang menang maka tentunya arah trend akan jelas terlihat, disitulah retail trader boleh melakukan entry. Intinya, jangan pernah entry ketika kita tidak yakin ke mana arah trend terjadi.

Sun Tzu berkata:

“Bahwa ia yang mengetahui kapan waktunya untuk bertarung dan kapan untuk menarik diri akan melihat kemenangan. Ia yang mengetahui bagaimana caranya mengendalikan kekuatan superior dan inferior akan menang. Ia akan menang bila telah bersiap-siap menyerang saat yang lain belum siap. Ia akan menang bila pasukannya telah dimotivasi dengan tujuan yang sama. Kemenangan akan dilihat oleh pasukan tentara yang tidak dipaksa oleh kepemimpinan rakyat sipil.”

Penjelasan :

Sebagai trader ritel, kita harus menentukan sikap kapankah akan masuk ke pasar. Milikilah trading plan dengan benar terlebih dahulu sebelum masuk dalam pasar. Buat trading plan ketika dalam kondisi rileks, malam harinya ketika pasar sudah tutup. Jangan buat trading plan ketika pasar sedang berlangsung, biasanya akan mempengaruhi psikologis anda. Setelah berada di dalam pasar, maka anda harus fokus dengan tujuan anda. Jangan sampai volatilitas pergerakan harian, mempengaruhi psikologis anda, sehingga trading plan tidak dijalankan dengan disiplin.

Sun Tzu menyimpulkan:

“Bila anda mengenali diri anda dan musuh anda, anda tidak akan takut akan perang. Bila anda mengenali diri anda tetapi tidak mengenali musuh anda, maka anda akan kalah dalam setiap peperangan yang anda menangkan. Bila anda tidak mengenali diri anda serta tidak mengenali musuh anda, maka anda tidak akan pernah menang.”

Penjelasan :

Bila anda mengetahui kemampuan anda serta memahami pasar, maka anda akan menjadi pemenang yang konsisten. Bila anda mengetahui kemampuan anda tetapi tidak memahami pasar, anda akan menang kali dan kalah sekali, paling bagus hanya impas saja. Tetapi bila anda tidak mengetahui kemampuan anda dan tidak memahami pasar, anda akan menjadi pecundang yang konsisten !

Nah kita sudah selesai membahas Bab III dari strategi perang Sun Tzu. Nantikan tulisan tentang bab selanjutnya hanya di kampung saham. Salam cuan !

Anda belum membaca part sebelumnya, Klik di sini untuk Part 1Part 2 dan Part 3 

1 Comment

  1. Ujang Primadona Reply

    Keren Prof. ngena bgt nih. dilema newbie, meski mlm sudah set trading plan, SP apa, entry brp, TS brp d satu saham, trkadang saat pasar berlansung smua tb2 brubah.. SP ndak naik, saham laen yg naik,….ganti plan, lirik sham lain… jd ga disiplin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *