SUN TZU’S : THE ART OF WAR (PART 6)

OK, mari kita lanjutkan membahas Bab V dari strategi perang Sun Tzu

Bab V (KEEFEKTIFAN, BAGAIMANA MERAIH KESEMPATAN-KESEMPATAN)

Sun Tzu berkata:

“Bahwa menguasai kekuatan yang besar melibatkan prinsip yang sama dengan menguasai yang kecil. Bagilah kedua hal ini dalam angka. Saat dalam perang, konfrontasilah secara langsung; kemenangan diraih dengan keterkejutan.”

Penjelasan :

Prinsip ini adalah prinsip yang digunakan oleh bandar. Mereka memegang kendali penuh atas harga saham, seringkali bahkan mereka mengecoh trader ritel dengan kejutan-kejutan. Maka dari itu, untuk bisa mencoba memahami alur berpikir bandar, kita harus senantiasa waspada. Kebanyakan bandar akan memberikan kejutan, ketika ritel mulai optimis akan potensi kenaikan harga suatu saham, maka biasanya kejutan akan diberikan dengan penurunan saham tersebut secara drastis, begitupun juga sebaliknya. Ketika trader ritel sudah mulai takut, tidak berani ambil posisi di suatu saham, maka biasanya tiba-tiba, saham itu akan diangkat naik tinggi, tanpa mengijinkan banyak ritel bergabung di dalamnya. Hanya ada satu kunci untuk memamahi ini, bandar memanipulasi psikologis massa, org dalam kumpulan banyak. Jadi hati-hatilah ketika psikologis kita sudah sama seperti psikologis kebanyakan orang pada suatu saham, bisa jadi itu saatnya kejutan akan diberikan oleh sang bandar.

Sun Tzu berkata:

“Seperti balok kayu atau batu yang meluncur turun dari sebuah bukit, serdadu yang baik mencari keefektifan dari sebuah momentum.”

Penjelasan :

Momentum! Dalam trading sangatlah penting. Kita sebagai trader dapat mengambil keuntungan yang semaksimal mungkin, apabila memahami kapan momentum yang tepat untuk membeli dan menjual saham. Trader yang cerdas bisa memanfaatkan momentum, contohnya momentum sektoral atau momentum mengenai adanya news atau berita positif mengenai suatu saham. Tentunya semua juga harus disertai dengan trading plan yang dijalankan dengan disiplin. Aneh rasanya kalau kita melihat ada ojek payung berkeliaran di musim panas, atau orang jualan es di musim penghujan, tapi kenyataannya masih banyak trader yang seperti demikian.

Sun Tzu berkata:

“Bahwa energi dapat disamakan dengan lekukan busur, keputusan untuk membiarkan anak panah lepas. Petarung yang baik akan mengubah dan meniru dan menggerakkan lawan dengan prospek untuk mengalahkannya”

Penjelasan :

Setelah kita menyusun trading plan, jangan pernah ragu untuk melakukannya. Setelah kita masuk ke dalam pasar, biarkan trader lain yang mendorong posisi saham kita naik. Biarkan mereka yang lemah (yang belum memiliki saham), hanyut dalam kepanikan. Teruslah menjual sedikit demi sedikit saham yang kita miliki kepada trader lain, sambil menaikkan harga sahamnya. Bila dirasa harga sudah terlalu tinggi, lepaslah sisa saham yang kita miliki.

Nah kita sudah selesai membahas Bab IV dari strategi perang Sun Tzu. Nantikan tulisan tentang bab selanjutnya hanya di kampung saham. Salam cuan !

Anda belum membaca part sebelumnya, Klik di sini untuk Part 1Part 2Part 3Part 4 dan Part 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *