SUN TZU’S : THE ART OF WAR (PART 9)

OK, mari kita lanjutkan membahas Bab VIII dari strategi perang Sun Tzu

Bab VIII
KECAKAPAN

Sun Tzu berkata:

“Bahwa saat Anda berada dalam negara yang sulit, jangan membangun kemah. Jangan tinggal dalam posisi-posisi yang berbahaya atau terisolasi. Anda akan menemukan diri dalam posisi yang sulit dan harus bertarung.”

Penjelasan :

Bermainlah di saham yang pergerakannya anda pahami dengan benar. Jangan mencoba bermain saham yang kita tidak pernah hapal pergerakannya, dan tidak mengetahui karakter pergerakan sahamnya, supaya kita tidak mendapatkan kesulitan.

Sun Tzu berkata:

“Agar tidak mengikuti penarikan pasukan yang palsu.”

Penjelasan :

Ini mengingatkan kita agar tidak terpengaruh dengan pergerakan fluktuatif dari suatu saham, karena terkadang harga bisa dibawa turun dulu kemudian baru naik tinggi. Trading plan memang harus kita miliki dan jalankan dengan disiplin, selain itu kita harus paham karakter pergerakan saham tersebut, supaya tidak terkecoh dengan pergerakan yang menipu.

Sun Tzu berkata:

“Bahwa Jenderal yang bijaksana itu mudah beradaptasi. Jenderal yang dengan mudah dapat beradaptasi akan mengetahui bagaimana menggunakan kekuatannya. Jenderal yang tidak dapat melakukan nya tidak akan mampu mengambil manfaat dari kesempatan -kesempatan.”

Penjelasan :

Ini mengingatkan kita agar selalu fleksibel dan bisa beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi di pasar saham. Ada kalanya keputusan penting harus diambil karena adanya perubahan terhadap rencana trading plan awal, dan itu harus dilakukan dengan berpikir cepat, sehingga cuan bisa maksimal.

Sun Tzu berkata:

“Bahwa kecerdasan selalu dianggap sebagai suatu manfaat sekaligus bahaya.”

Penjelasan :

Hal ini mengingatkan kita sebagai trader, harus CERDAS!! Ukur setiap trading, risk:rewardnya seberapa perbandingannya, harusnya reward lebih besar daripada risk nya, minimal risk : reward yang bagus menurut para profesional adalah 1 : 3. Bila kurang dari itu, trading itu tidaklah memiliki edge guna bisa survive dalam dunia saham yang penuh dengan probabilitas dan ketidaktentuan. Jangan cuma dengar asal pom2 orang dan beli, tanpa ada rencana…itu sama saja dengan menggorok leher sendiri pelan-pelan.

Sun Tzu berkata:

“Ada lima kesalahan yang berbahaya secara umum : lalai, sifat takut; cepat marah, rapuh, dan khawatir yang berlebihan terhadap pasukannya.”

Penjelasan :

Hal ini mengingatkan akan pentingnya mengatur psikologis sebagai trader.
FEAR (takut) harus bisa kita kuasai, ketika ada kesempatan, raih kesempatan itu, jangan takut untuk entry dan jangan takut ketika cuan masih sedikit, tetapi yakinkan diri anda untuk dapat menjalankan trading plan dengan disiplin.
ANGRY (marah), jangan marah kalau loss, jadikan itu pelajaran, jangan trading lagi untuk membalas dendam, hal itu akan merusak trading anda sendiri.
RAPUH, jangan gampang jatuh cinta dengan suatu saham tertentu hanya karena anda pernah cuan besar di dalamnya, semua saham bagus asalkan momentumnya tepat.
IGNORANCE (kebodohan/kelalaian), jangan dengar pom2 orang dan langsung beli, putuskan segala sesuatunya berdasarkan keputusan anda sendiri, bukan keputusan orang lain.
GREEDY (tamak), jangan terlalu tamak, harus tahu kapan waktunya untuk berkata “enough”, sambil tentunya melihat situasi pasar yang sedang berkembang.

Nah kita sudah selesai membahas Bab VIII dari strategi perang Sun Tzu. Nantikan tulisan tentang bab selanjutnya hanya di kampung saham. Salam cuan !

Anda belum membaca part sebelumnya, Klik di sini untuk Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7 dan Part 8

1 Comment

  1. MS Reply

    Setuju… saya juga suka mengamati gerakan suatu saham, bila belum hafal saya jarang masuk ke suatu saham. Jadi punya sekitar 5-10 saham hafalan, yang sering ditradingkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *